Bagaimana mencegah aplikasi berjalan di latar belakang di Android

Smartphone Android telah menjadi sangat kuat selama bertahun-tahun dan sangat baik dalam multitasking. Namun, seiring waktu, ponsel cerdas Anda mungkin melambat dan melambat. Anda mungkin juga menemukan bahwa itu memiliki efek negatif pada masa pakai baterai. Bagaimana jika sebagian besar ponsel mengatakan masalah ini dapat diperbaiki hanya dengan mengoptimalkan aplikasi wallpaper? Baca terus untuk mengetahui caranya!

 

Mengapa menghentikan aplikasi latar belakang di Android?

Bagi mereka yang kebetulan menemukan artikel ini tanpa benar-benar mengalami masalah seluler, Anda mungkin bertanya-tanya mengapa seseorang mempertimbangkan untuk mematikan aplikasi latar belakang. Ini penjelasannya.

Saat Anda terus menggunakan ponsel cerdas Android Anda, Anda akan tergoda untuk menginstal beberapa aplikasi di perangkat Anda. Seiring waktu, kemungkinan setidaknya beberapa di antaranya tidak dioptimalkan untuk ponsel cerdas Anda atau buggy. Beberapa aplikasi ini juga mengandung malware. Ini terutama berlaku untuk aplikasi yang belum Anda unduh dari sumber tepercaya.

Dalam banyak kasus, aplikasi ini dapat terus berjalan di latar belakang bahkan setelah Anda mengira aplikasi tersebut ditutup. Hasilnya adalah kinerja yang buruk dan masa pakai baterai yang jauh lebih pendek. Mari selesaikan masalah ini dan lihat berbagai langkah yang dapat Anda ambil untuk menghentikan aplikasi latar belakang di Android.

 

Perbarui ponsel cerdas Anda ke versi Android terbaru

Jika Anda memiliki ponsel cerdas yang relatif lama, cara termudah untuk mencegah aplikasi berjalan di latar belakang adalah dengan memastikan bahwa ponsel cerdas Anda menjalankan Android versi terbaru. Sejak Android 10, Google telah memperkenalkan beberapa fitur manajemen daya yang mencegah aplikasi yang salah mengkonsumsi terlalu banyak daya atau menghabiskan terlalu banyak daya.

🔴 TRENDING:  Cara menghapus data dari perangkat yang hilang atau dicuri

Jika Anda menggunakan versi Android yang lebih baru (versi stabil terbaru adalah Android 11), maka Google melakukannya dengan sangat baik karena meningkatkan kemampuan manajemen dayanya. Untuk ponsel yang menjalankan Android 10 dan 11, sebaiknya aktifkan fitur yang disebut Baterai Adaptif. Pada ponsel yang menjalankan Android standar, Anda dapat mengaktifkan baterai adaptif dengan membuka Pengaturan-> Baterai-> Pengaturan Adaptif.

Selain mengoptimalkan aplikasi yang salah, Mode Baterai Adaptif juga meningkatkan kecepatan pengisian daya ponsel Anda untuk membuat baterai Anda bertahan lebih lama.

 

Analisis statistik konsumsi baterai

Tidak dapat disangkal bahwa Android menawarkan alat statistik baterai yang komprehensif. Dengan alat ini, Anda dapat mengetahui aplikasi mana yang paling menguras tenaga. Untuk membuka halaman statistik baterai, ketuk Pengaturan-> Baterai-> Lihat penggunaan baterai.

Telepon akan membuka halaman dengan daftar aplikasi yang menggunakan daya. Hal yang berguna tentang halaman ini adalah aplikasi ini terdaftar secara berurutan. Aplikasi yang paling banyak menghabiskan daya ditampilkan di bagian atas. Beberapa aplikasi yang paling sering digunakan kemungkinan akan muncul di bagian atas daftar.

Untuk memaksa menghentikan atau mencopot pemasangan aplikasi, ketuk aplikasi dan Anda akan dibawa ke halaman dengan kedua opsi. Harap perhatikan bahwa beberapa aplikasi yang merupakan bagian dari layanan seluler Android dan Google juga dapat muncul di sini. Idealnya, ini dapat dibiarkan sendiri karena sangat penting untuk kelancaran dan kestabilan fungsi ponsel Anda.

 

Kontrol Proses Latar Belakang

Jika Anda tidak puas dengan hasil penonaktifan aplikasi yang tercantum dalam daftar Statistik Baterai, coba prosedur yang sedikit lebih maju. Cara terbaik untuk mengontrol proses adalah menggali dari dalam menggunakan alat pemantauan bawaan Android.

🔴 TRENDING:  Bagaimana mengembalikan foto yang dihapus di Android

Anda mungkin perlu mengaktifkan opsi pengembang sebelum memulai.

  1. Pada sebagian besar versi Android, ini memerlukan masuk ke Pengaturan> Info perangkat dan mengetuk nomor build sekitar 7 kali. Setelah selesai, Anda akan menerima pemberitahuan bahwa opsi pengembang tidak terkunci.
  2. Pada banyak ponsel, hal berikutnya yang harus dicari adalah pengaturan yang disebut proses yang berjalan atau statistik untuk suatu proses atau layanan. Itu terletak di Pengaturan> Sistem> Opsi Lanjutan> Opsi Pengembang> Aktifkan Layanan. Opsi ini menampilkan daftar proses yang sedang berjalan, dan menunjukkan berapa banyak RAM yang digunakan masing-masing proses.
  3. Oke. Jika Anda tidak ingin aplikasi atau ponsel Anda mogok, berhati-hatilah dan gunakan akal sehat. Jangan menghentikan aplikasi yang ditandai dengan “layanan Google” atau hampir semua aplikasi yang dimulai dengan “Google” secara manual.
  4. Di sisi lain, jika Anda melihat daftar dan melihat bahwa messenger dan pemutar musik menghabiskan baterai di latar belakang, Anda dapat mematikannya dengan relatif aman.

Untuk menghentikan aplikasi secara manual dari daftar proses, buka Pengaturan > Opsi pengembang > Proses (atau layanan yang sedang berjalan) dan klik tombol Berhenti. Selesai!

Untuk memaksa menghentikan atau mencopot pemasangan aplikasi secara manual dari daftar aplikasi, buka Pengaturan > Aplikasi > Semua aplikasi dan pilih aplikasi yang ingin Anda ubah.

Jangan hapus aplikasi yang muncul saat opsi Tampilkan aplikasi sistem dipilih. Ketuk tiga titik di kanan atas untuk melihat aplikasi Sistem.

 

Task Killer dan Pengoptimal RAM

Dengan peningkatan perangkat lunak dan perangkat keras Android dari waktu ke waktu, beberapa orang berpendapat bahwa menggunakan aplikasi pembunuh tugas lebih berbahaya daripada membantu dalam hal pemrosesan dan masa pakai baterai. Salah satu masalah yang saya coba perbaiki adalah aplikasi yang berjalan di latar belakang yang memakan sumber daya, dan saya menambahkan aplikasi lain yang bertujuan untuk melakukan ini secara eksplisit (digunakan di telepon). Tampaknya agak tidak logis (selalu aktif) karena Anda perlu memantau layanan.

🔴 TRENDING:  Cara menyesuaikan baterai ponsel atau tablet Android Anda

Pembunuh tugas yang sering mematikan aplikasi di latar belakang hampir pasti akan menghabiskan lebih banyak baterai saat melanjutkan proses “boot ulang dan bunuh”. Mungkin lebih baik menjalankannya apa adanya tanpa menginstal pembunuh tugas di tempat pertama.